LGO 4D Berbagi Cara Mengatai Penyakit Mental Pada Remaja
LGO 4D Berbagi Cara Mengatai Penyakit Mental Pada Remaja

Cara mengatasi penyakit mental pada remaja menurut lgo 4d adalah sebagai berikut:

  1. Membangun spiritual yang baik
    Membangun hubungan yang baik terhadap Allah mampu mempermudah satu orang buat melawan stress dan rasa takut serta kecemasan yang berlebihan pada Dia. Sebab agama islam meringankan umatnya dengan cara berperilaku, beretika dan nilai-nilai sosial yang membantu mereka buat bersabar dan mengembangkan taktik dalam menghadapi kejadian yang menekan diri mereka. Membangun hubungan spiritual yang baik maka bakal menopang kita semakin merasa dekat dengan Tuhannya yang melindungi mereka dari rasa takut, kesepian dan rasa terisolasi. Sebab mereka yang membangun hubungan yang baik dengan Tuhan mampu berfikiran, kalau Tuhannya senantiasa bersama mereka.
  2. Kembangkan Hobi yang bermanfaat
    Waktu kita merasa kesepian kecemasan yang tinggi, merasa tidak punya sandaran. Kita bisa melakukan gerakan positif atau suatu hobi yang mampu membangun rasa percaya diri kita. Menyibukan dengan gerakan yang kita senangi buat mengurangi atau bahkan menghilangkan pemikiran-pemikiran yang dapat berdampak buruk utk kesehatan mental kita.
  3. Hindari hubungan toxic
    Satu buah hubungan yang kita bangun, pastinya memiliki maksud supaya kehidupan yang kita jalani lebih indah dan berwarna. Tetapi, tak dapat kita pungkiri tentang sebuah hubungan toxic yang bisa datang atau muncul begitu saja dalam kehidupan kita. Lingkungan atau hubungan yang toxic tidak harusnya membuat kita bersi teguh didalalamnya. Hindari hubungan toxic yang mampu membuat kesehatan mental kita jadi tidak baik-baik saja,. Carilah lingkungan yang mampu dan dapat memberi dukungan dirimu berprogres jadi lebih baik dan membantumu berkembang.
  4. Tetap aktif, janganlah pasif
    Tetaplah aktif melakukan kegiatan-kegiatan fisik serta berolahraga dengan cara rutin dan terukur. Dengan berolahraga, badan dapat mengeluarkan hormone endorphin yang berfungsi menggurangi rasa sakit serta membuat energy yang lebih positif utk dirimu. Coba buat menjadikan aktifitas fisik dan olahraga bukan sebagai satu buah paksaan, melainkan jadi bagian dari hari-hari dirimu yang menyenangkan. Maka disaat anda melakukan aktifitas yang membuat dirimu aktif, dapat terasa lebih menyenangkan dan lebih memudahkan.
  5. Istirahat yang cukup
    Badan manusia bukanlah robot yang bisa terus menerus bergerak. Satu buah robot saja bisa jadi mati dikala pengisi dayanya telah padam. Kita mesti memberikan jeda buat istirahat terhadap Badan. Terkecuali dapat mengembalikan stamina, dengan istirahat cukup, kesehatan jiwa tetap terjaga. Terkecuali dengan tidur Berkwalitas, kita mesti jeda sejenak saat badan atau pikiran terasa letih. Tapi, rata rata remaja sekarang terlampaui memaksa utk melakukan sesuatu ha, yang sia-sia seperti bergadang hingga larut tengah malam tanpa satu buah kebutuhan yang dibutuhkan. Badan jadi tidak fit disaat bangun. Hindari bergadang atau kurang tidur yang memotong jam tidur satu orang dewasa layaknya yang telah ditetapkan buat kesehatan badan dan jiwa.

Dari penuturan Di atas, dapat dikatakan bahwa hubungan remaja dengan kesehatan mental mereka pada saat ini sangat rentan. Dapat kita lihat dari lingkungan sekitar , tentang bunuh diri, melukai diri sendiri, sudah bukan hal asing utk kita dengar dan kita lihat. Faktor-faktor Di atas, hanya sedikit dari sebanyak aspek yang bisa mempengaruhi mental remaja masa kini.

Perkembangan era seolah ikut tukar pola pikir kita sebagai remaja. Maka sangat rentan mengganggu atau bahkan menyerang kesehatan mental, yang menyebabkan seperti marak dan jumlahnya kasus yang dapat kita lihat dengan judul "hancurnya mental satu orang remaja". Tiap-tiap mental satu orang benar-benar berbeda-beda, kita tak dapat mengukur kuat maupun lemahnya mental Satu orang. Mental bukan suatu arena kompetisi yang mesti di adu antara satu elemen dengan factor lainnya.

Permasalahan-permasalahan yang berlangsung jadi evaluasi dari beragam pihak yang bersangkutan. Peran Ortu, keluarga, teman, atau orang terdekat juga sangat dibutuhkan. Peran orang tua senantiasa jadi supporter penting dalam menciptkan mental yang sehat. Terutama bagi anaknya yang sudah menginjak usia remaja, yang sedang rentan terombang-ambing dengan permasalahannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *