Tingkah laku Agresi RGO303 Remaja Bagaimana Peran Orang Tua Dalam Menghadapinya?
Tingkah laku Agresi RGO303 Remaja Bagaimana Peran Orang Tua Dalam Menghadapinya?

Maraknya tabiat agresi rgo303 yang dilakukan oleh remaja saat ini yaitu satu buah fenomena yang tidak jarang dijumpai. Tabiat agresi yaitu satu buah tingkah laku bersifat negatif, yang dilakukan dengan cara fisik ataupun lisan dengan maksud buat melukai dan menyakiti. Agresi yakni tingkah laku yang dilakukan buat menyakiti orang dengan sengaja tanpa peduli apakah hal tersebut bakal mencapai sasaran maupun tidak.

Masa remaja ialah masa transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa, pada proses perkembangan ini banyak perubahan-perubahan yang berlangsung mulai dari fisik, kognitif dan emosional. Adanya kondisi emosional yang kurang stabil dapat memicu terjadinya tabiat agresi. Timbulnya tingkah laku agresi pada remaja sangat dipengaruhi oleh bagaimana kondisi lingkungan tempat remaja tersebut tumbuh. Hal internal, dipandang dari bagaimana perkembangannya sejak lahir baik dengan cara fisik ataupun psikis dan lemahnya kontrol diri juga penguasaan kepada diri. Hal eksternal, di lihat dari Pengaruh lingkungan keluarga (di Hunian) teman sebaya (di sekolah) dan lingkungan warga .

Pentingnya peran ortu dapat diliat dari bagaimana pola asuh yang diberikan dikala remaja berada di Hunian, pola asuh yang baik dapat mengurangi terjadinya tingkah laku agresi. Peran orang tua dapat sangat mempengaruhi perkembangan remaja dalam membuat kestabilan emosional, adanya hubungan atau kelekatan emosional yang baik antara anak dan ortu yang biasa dikenal dengan attachment.

Lalu bagaimana peran orang tua dalam menghadapi tingkah laku agresi pada remaja?

  1. Pola pengasuhan
    Ortu dapat memberikan Pola asuh yang hangat, memberikan cinta kasih dan perhatian, mengelola kemarahan, pendekatan empati dan dapat memberi hukuman yang membina sebagai bentuk peringatan.
  2. Memberikan pendidikan karakter
    Ortu dapat memberikan pendidikan tentang bagaimana mengelola emosi yang baik tanpa adanya kekerasan dan bagaimana cara menyelesaikan konflik dengan baik.
  3. Membangun komunikasi yang baik
    Komunikasi yang baik antara ortu dan anak dapat memberikan dukungan emosional yang baik, karena komunikasi yang buruk juga dapat jadi satu buah pemicu terjadinya tingkah laku agresi dan banyak kasus dari tingkah laku agresi remaja disebabkan oleh kurangnya komunikasi atau kedekatan dengan keluarga.
  4. Memberikan contoh berprilaku positif
    Ortu sebagai role-model di hunian maka segala tabiat yang dilakukan oleh orang tua dapat jadi contoh yang dapat ditiru, maka semestinya orang tua dapat memberikan contoh yang baik dari cara mengekspresikan emosi, menyelesaikan konflik dan berinteraksi.
  5. Pengawasan dan batasan
    Remaja saat ini tak jarang terjerumus pergaulan bebas dan pergaulan remaja saat ini dapat dikatakan bahaya seandainya lepas dari pengawasan Ortu. Sebagai orang tua hrusnya mengetahui bagaimana pergaulan yang diikuti anak mereka dan memberikan batasan supaya tidak terjerumus pada pergaulan yang bebas. Memberikan pengawasan yang cocok dan batasan pada kegiatan remaja biar dapat mengurangi kemungkiinan terlibat dalam perilkau agresi.

Peran orang tua dalam menghadapi tabiat agresi remaja yang melibatkan bagaimana pola asuh yang harusnya dilakukan, pengawasan dan batasan yang Pas, upaya membangun komunikasi atau kedekatan, dan ortu sebagai contoh dalam berperilaku yang baik. Peran-peran tersebut yang diberikan oleh ortu dengan baik dapat mempermudah mencegah tabiat agresi pada remaja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *